Siang itu panas membelai bumi.Aku baru pulang sekolah.
Seharian menggeluti pekerjaan yang seakan tak pernah ada akhirnya.Tenggorokan
kering karena haus.perut bernyanyi keroncongan,dangdutan ,bahkan
ngejazz.Yah...itulah rutinitas yang sudah biasa.
Melepas sepatu dan masuk ke rumah.Sepertinya semua tak
terbendung.Mau minum, mau makan dan mau ngemil setelah makan.Namun sambil ke
dapur sudut mataku menangkap pemandangan yang membuatku kenyang
seketika.Melihat si meong sedang tiduran bersama anak - anaknya dengan santuy
dan rukunnya.
Aku menghela napas dan mengusap dadaku, serta menghampiri
meong - meongku.Kuusap bulunya satu persatu
.Mereka langsung merespon.Seakan mereka tahu siapa diriku.
Tak lama aku bercanda ria dengan mereka.Kutinggalkan mereka
yang sedang asyik bergelut,bercanda,bermanja ,sampai cakar mencakar beneran.
Aku kembali ke niat semula.Setelah cuci tangan, aku langsung
melampiaskan dahaga dan lapar yang tertunda.Sambil makan aku berpikir,hari ini
aku dapat pelajaran dari meongku.Sekeluarga memang kadang ada debat,ada
canda,ada perselisihan, ada kasihsayang,namun akhirnya kita mulai kembali rukun
seperti semula.Itulah gambaran meongku
yang menjadi inspirasiku.
Sl,Akhir Maret 2021
Komentar
Posting Komentar